Ketika Islam terlihat lemah, tersudutkan, maka keluarlah para musang, srigala-srigala berwujud aslinya dengan menyeringai menunjukkan taring-taringnya untuk memangsa Islam, akan tetapi “binatang-binatang” itu salah duga sebab Iman yang berada didada umat Islam adalah suatu spirit yang berbentuk magma selama ini bisa te-regulasi dalam iman, taqwa, iklas, syukur dan sabar, sehingga magma itu tidak pernah melimpah keluar seperti layaknya letusan gunung berapi, memuntahkan magma secara liar.
Dunia Islam akan kembali melihat peristiwa serupa beberapa abad yang lalu dimasa Nabi Muhammad. SAW melakukan penaklukan-penaklukan yang kemudian diteruskan oleh para sahabat Beliau.
Hampir dapat dipastikan, penganiayaan terhadap Islam diberbagai penjuru dunia akan membangkitkan kembali suatu spirit perjuangan untuk bertahan.
Pejuang-pejuang baru, bersurban, berjenggot dan berdahi hitam, oh.... tidak...!!! bukan hanya itu saja..... bahkan pejuang-pejuang tersebut sekarang bahkan berdasi, bersepatu cats, backpack dan atribut-atribut modern lainnya, DAN JUGA ADA YANG MENYAMAR JADI PENYANYI RAP...!
Mata mereka tajam, dada berdegub kencang untuk segera membalik situasi dari yang di buru akan segera berubah menjadi pemburu.
Mereka juga mengatakan, bahwa mereka akan bertekad menumpas memburu sampai ke-akarnya, semua musuh-musuh yang selama ini telah melukai saudara-saudaranya. Kami akan melakukan apapun untuk mempertahankan ke-imanannya.
”Kita bukanlah teroris. Tapi Amerika beserta Yahudi & Nasraninya selalu saja berangkat dari slogan dan propaganda itu untuk mencari korban-korbannya, dan kita bukanlah korban yang murah tapi merekalah yang harus kita jadikan korban, seperti Nabi Ibrahim mengorbankan nabi Ismail, hanya saat ini berbeda, ketika dulu Nabi Ismail digantikan oleh Allah. SWT dengan seekor domba, maka saat ini sejarah tidak akan terulang, merekalah yang langsung akan menjadi korban akibat dari ketamakan serta penindasannya kepada kita dan saudara-saudara kita...!!!” (hanya pekik Takbir yang terdengar...!)
"Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berakhir. Demikianlah apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain. Dan orang-orang yang syahid pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka." (QS.47: 4)
Peta dunia sudah lusuh perlu banyak revisi, kini saatnya untuk segera melakukan perombakan terhadap peta tersebut, dengan menghapuskan semua wilayah-wilayah penghujat Allah. SWT, karena itulah tugas para pemburu sebagai kalifah di muka bumi, untuk merambah semua padang-padang perburuan.
Jalan kita ke depan akan panjang. Pendakian kita akan sangat terjal. Kita mungkin tidak sampai pada tujuan kita dalam setahun atau bahkan bertahun-tahun, tetapi Islam , tidak pernah sebesar hari ini tanpa darah-darah yang tertumpah oleh para pendahulu-pendahulu kita. bahwa kita akan sampai pada puncak kejayaan itu dan janji Allah itu pasti dan harganya mahal, karena mahalnya itulah banyak saudara-saudara kita yang menjadi antek-antek musuh-musuh tersebut dengan melakukan dekonstruksi terhadap Al-Qur’an dan Hadis.
Seperti Rasululullah pernah lakukan, beri peringatan kepada saudara-saudara kita tersebut..dan jika mem-bangkang maka halalkan darah mereka.
Tentu saja kita akan mengalami hambatan atau langkah awal yang tidak selalu mulus. Akan ada banyak yang tidak setuju dengan kebijakan ini, terutama dari saudara-saudara Islam kita sendiri, itu dapat di mengerti karena mereka telah merasa nyaman dengan mantelnya yang ber-merk WAHN ...namun harus diingat itu adalah penyakit yahudi..maka jika saudara-saudara kita tersebut tetap tidak bisa diberi pengertian maka sekali lagi halalkan darah mereka...sejarah Nabi Musa jangan sampai terulang ketika memberikan kesempatan kepada samiri si penghasut untuk tetap hidup.
Kita harus jujur dengan tantangan yang kita hadapi, mari kita saling mendengarkan dan saling menasihati dengan satu tujuan yaitu menegakkan Dien Allah diatas segala-galanya. Dan di atas semua itu, akan meminta anda untuk terlibat dalam pekerjaan besar untuk membangun kembali semangat Islam ini.
Persiapakan senjata-senjata kita, perkuat ke-imanan saudara-saudara kita maupun diri kita sendiri, karena tanpa ke-imanan senjata-senjata tersebut bagaimanapun canggihnya akan sia-sia, sebab yang akan kita buru bukan kelinci-kelinci yang manis dan lucu akan tetapi srigala-srigala licik dengan musang-musang kompradornya..awas...! musang-musang tersebut bisa juga saudara, teman kita sendiri, sebab itu pernah di contohkan oleh Nabi Muhammad SAW didalam perang badar suatu perang antara: bapak lawan anak, suami lawan isteri, paman lawan keponakan, oleh sebab itu lumpuhkan dulu musang-musang tersebut, putuskan hancurkan kolaborasinya dengan srigala-srigala licik tersebut, sehingga mereka tidak bisa saling membantu...supaya diingat saudara-saudaraku: musang-musang itulah gugus terdepan dari binatang-binatang buruan kita, dan musang-musang itulah yang selalu berusaha menggiring kita ke mulut-mulut srigala, musang-musang itu ada disekitar kita bahkan mungkin saudara kita sendiri dengan identitas liberalis, jadi kita tidak sulit untuk mengindentifikasinya.
Hilangkan benih-benih keraguan dalam Islam yang disebarkan oleh musang-musang tersebut, sebab para srigala-srigala tersebut sebenarnya pengecut, oleh sebab itu srigala selalu menjadikan saudara-saudara kita sendiri sebagai musang-musangnya, untuk menamkan keraguan-keraguan didalam diri kita, dengan menanamkan konflik-konflik mazhab diantara kita, menanamkan nasionalisme yang sebenarnya tidak ada didalam islam, Ingat...!!! hanya yang ber-Iman kepada Allah yang mempunyai hak di muka bumi ini, dari barat ketimur dari utara keselatan...jadi Islam adalah kosmopolitan sepanjang masih ciptaan Allah maka itu adalah hak kita dan tanah tumpah darah kita tanpa batas maupun wilayah, dan kapitalisme, liberalisme, komunisme, nasionalisme, itu semua adalah ajaran-ajaran iblis....!!!.
Ingat...!!! buruan kita adalah musuh kita kolaborasi yahudi dan nasrani. yang selalu berusaha meruntuhkan bangunan Islam dengan cara merusak tatanan keluarga kita sendiri, itu sasaran kita segera siapkan kendaraan berburu dalam bentuk kesadaran untuk ber-jihad segera persiapkan amunisi-amunisi kita dalam bentuk ke-imanan yang kokoh...buruan kita banyak sedangkan kita sedikit oleh sebab itu rapatkan shaff jadikan benteng yang kokoh diantara kita sehingga tidak bisa di porak-porandakan oleh srigala-srigala yg pengecut tersebut...!!!
Sekarang musim berburu sudah tiba...!!!
Ya Allah saksikanlah...



Posting Komentar