Sabtu, 20 Desember 2008

JANGAN TUTUP MATA KITA

Wahai saudara2ku…!!!

Tinggalkan perselisihan diantara kita…

Persetankan mereka yang tidak perduli...

Jangan perdulikan mereka yang tidak peka hatinya...

Jangan hiraukan hujatan2 mereka...

Jangan dekati lagi mereka yang hanya berfikir tentang perhiasan tubuhnya...

Hari ini...setiap hari saudara2ku seiman dianiya...

Kewajiban bagi ku membantunya....

Se-tidak2nya aku masih perduli walau saat ini belum bisa berbuat apa2...

Se-tidak2nya aku masih mengingat...!!!

Hingga suatu waktu aku punya kesempatan...

Untuk saling merapatkan shaff guna membasmi...mereka yang selama ini tidak perduli...!!!

Kita semua diwajibkan untuk perduli...

Namun saat ini kalian tidak perduli...

Walau aku berteriak sampai mati...

Akan ada masanya mereka yang akan mati...!!!

Kau yang di cinta...maafkan...aku batalkan makan malam ini...

karena aku lihat tubuh saudara2ku menjadi hidangan...

Bukan aku tak cinta....

Tapi semua karena aku lihat pecahan daging dan darah saudara2ku...

Persetanlah buat kau yang tidak perduli...

Aku tidak diajarkan tentang dendam..

Tapi kita harus sadari bahwa dendam membuat aku...hidup...!!!

Kepada kau perempuan yang sibuk memikirkan tubuhnya..

Yang sebentar lagi akan menjadi bangkai...

Susumu yang kau banggakan sebentar lagi akan menjadi gumpalan daging busuk....

Kulitmu halus yang kau puja2 sesaat lagi akan dirayapi oleh ulat2 bangkai..

Rambutmu yang menyibukkan kau.... beberapa saat lagi akan menjadi gulungan sampah...

Kau laki2 yang merasa jantan...

Sebenarnya kau banci karena setiap hari ber-kaca tidak tahu diri..

Se-akan2 dunia memujamu...

Kau perempuan dan laki2 yang hanya memikirkan tentang diri..

Suatu ketika kita akan bertemu..

Di tempat semua tubuh dan darah akan menjadi bangkai...

............ dan kalian hanya saling meratapi diri...!!!

Posting Komentar