Minggu, 09 November 2008

MEREKA AKAN TETAP BERUSAHA MEMAKSA, MENGAJAK, MEMBUJUK UNTUK MENUJU JAHANAM

Image Hosted by ImageShack.us

Setelah pembantaian yang nyata terhadap saudara-saudara kita yang insyaAllah syahid tersebut maka berhati-hatilah terhadap mereka yang akan tetap berusaha menyeret kita menuju jahanam, dan pembantaian tersebut hanyalah gertakan kecil bagi kita semua

Wahai kaum Muslim: Jelaslah, di tengah-tengah umat Islam sekarang tengah banyak seruan menuju Jahanam. Lalu bagaimana sikap kita? Dalam hal ini, Hudzaifah bin Yaman pernah bertutur: Orang-orang bertanya kepada Rasulullah saw. tentang kebaikan, sedangkan aku bertanya kepada beliau tentang keburukan, karena aku khawatir keburukan tersebut menemuiku. Aku berkata, "Wahai Rasulullah, dulu Kami berada dalam keadaan Jahiliah dan keburukan, lantas Allah SWT mendatangkan kebaikan (Islam) ini. Apakah setelah kebaikan ini akan ada keburukan?" Rasulullah menjawab, "Ya." Aku bertanya lagi, "Apakah setelah keburukan itu terdapat kebaikan?" Beliau menjawab, "Ya, namun di dalamnya terdapat asap." Aku bertanya lebih lanjut, "Apa asapnya?" Beliau menjawab, "Kaum yang memberikan petunjuk bukan dengan petunjukku. Engkau mengetahui (kebaikan) dari mereka dan engkau mengingkari (keburukannya)." Aku bertanya lagi, "Apakah setelah kebaikan demikian ini ada keburukan lagi?" Rasulullah saw. Menjawab, "Ya, yaitu para penyeru pada pintu-pintu Jahanam. Siapa saja yang memenuhi panggilan mereka, niscaya mereka menyeretnya ke Jahanam." Aku bertanya kembali, "Wahai Rasulullah, sebutkan ciri-ciri mereka kepada kami!" Beliau menjelaskan, "Mereka dari bangsa kalian serta berbicara dengan bahasa kalian." Aku segera bertanya lagi, "Apa yang engkau perintahkan kepadaku andai hal tersebut aku alami." Beliau menjawab, "Engkau harus berpegang pada Jamaah kaum Muslim dan imam mereka." Aku bertanya, "Bagaimana jika kaum Muslim tidak memiliki jamaah maupun imam?" Beliau pun menegaskan:

Tinggalkanlah kelompok-kelompok (penyeru ke neraka Jahanam) itu semuanya sekalipun engkau menggigit akar pohon hingga kematian menjemputmu dalam keadaan engkau demikian. (HR al-Bukhari dan Muslim).

Posting Komentar