Rabu, 19 November 2008

FITNAH2 LAGI...!!!...MASANYA ISLAM REVOLT.


Dalam Apa Kabar Indonesia, dengan halus Indriarto Priyadi dan terutama Grace Natalie mencoba menggiring opini pemirsa bahwa Israel "terpaksa" menyerang. Mereka berbincang bahwa Israel tak akan berhenti menyerang jika serangan roket Hamas tak dihentikan. Dalam sesi pertama dengan pengamat Bantarto Bandoro, pembicaraan berkutat pada Hamas yang memang mengganggu dan "memancing" serangan Israel dengan serangan roket ke negeri zionis itu.


Pengamat internasional CSIS itu juga menyebut bahwa perang akan berlangsung lama karena -tidak seperti agresi Israel ke Lebanon yang dipukul Hizbullah dan "ditengahi" pasukan PBB- Hamas menolak kehadiran pasukan perdamaian. Opini pemirsa pun tergiring kepada kesimpulan: Israel menyerang karena kesalahan Hamas dan serangan akan terus berlanjut karena Hamas dengan degil menolak campur tangan internasional PBB. Kerja tim yang baik antara Indriarto, Grace dan sang pengamat CSIS.


Menjelang sesi berikutnya, wawancara dengan KH. Ahmad Satori dari Ikatan Dai Indonesia (Ikadi), Indriarto membuka dengan menyebutkan seruan boikot produk "yang katanya" dari Amerika oleh beberapa kelompok (Muslim tentu saja). Ungkapan agak sinis ini kemudian ditimpali Grace, "padahal mereka suka menggunakan produk itu." Sebuah judgement bahwa kelompok Muslim yang menyerukan boikot produk Amerika sebenarnya justru pecinta produk itu.


Sekitar dua hari sebelumnya, dalam sebuah ilustrasi tentang sejarah konflik di Palestina, narator TV One menyebutkan bahwa tanah Palestina dikuasai Israel setelah gerilyawan Israel berhasil memaksa Inggris-yang diberi mandat oleh PBB- hengkang dari sana. Ini adalah kedustaan yang bodoh dan buta sejarah. Kenyataannya Inggris sejak 1917 memang berencana memberikan tanah Palestina untuk dijadikan negara Israel oleh kelompok zionis Yahudi. Deklarasi Balfour dengan jelas membuktikan kedustaan ini.


Ada juga penayangan rekaman video dari pihak Israel yang mengebom sebuah masjid. Serangan keji yang menghancurkan rumah ibadah dan menewaskan jamaahnya ini dilakukan dengan alasan masjid menjadi gudang penyimpanan roket-roket Al-Qassam. Ada cuplikan menarik dalam video itu, setelah ledakan bom pertama ada ledakan kedua ( secondary explosion ) yang diberi tanda dan catatan oleh editor video Israel. Hal itulah yang diklaim sebagai "bukti" adanyaroket di dalam masjid. Yang menggelitik, cuplikan itu selalu diulang-ulang oleh TV One dalam tayangan berita tentang serangan Israel.


Beberapa poin di atas menunjukkan adanya upaya penggiringan opini oleh TVOne. Yaitu agar publik di Indonesia, termasuk umat Muslim, yang mengutuk serangan brutal dan keji Israel menjadi "memaklumi." Pertanyaannya, kenapa hal itu dilakukan TV One?


Jauh sebelumnya, Grace Natalie juga melakukan penggiringan opini dalam berita kasus terorisme Palembang. Grace, yang "meninjau" lokasi pesantren yang dituduh menjadi sarang dan tempat latihan tersangka teroris Palembang, melengkapi laporannya dengan ilustrasi bahwa pesantren itu "aneh" karena hanya memiliki sepuluh santri.


Kalau saja Grace seorang Muslim, atau rajin mengamati pesantren-pesantren kecil di pedesaan, niscaya ia akan menemukan pesantren (rintisan tentu saja) yang hanya memiliki lima, empat, tiga atau bahkan satu santri saja. Keheranan seorang Grace yang bukan Muslim dan tidakmemahami dunia pesantren memang wajar. Namun komentar bodohnya bahwa hal itu “aneh” memberi bobot bagi penggiringan opini bahwa pesantren adalah sarang teroris.


Tapi terlepas dari hal tadi, Grace Natalie dan TV One memang hebat. Liputan mereka tentang kasus terorisme selalu berhasil mencapai level eksklusif. Saat para wartawan di Yogyakarta tak bisa mendekati rumah tempat Mbah alias Zarkasih ditangkap, Grace malah terlihat ada di mobil Densus 88 yang melakukan penangkapan. Tak heran jika dalam pemberitaan penangkapan tersangka teroris di Palembang pun Grace bisa masuk rumah salah satu tersangka dan memamerkan "temuannya," sebilah pedang samurai yang biasa dijajakan di kakilima. Tak begitu dahsyat, tapi lumayan, bisa menambah bobot penggiringan opini bahwa itu memangrumah teroris.


Bos Grace, Karni Ilyas, malah lebih hebat lagi. Pada saat penangkapan Amrozi, ia melaporkan langsung dari TKP, padahal posisinya waktu itu Pemred SCTV. Demikian juga saat penyerbuan di Batu yang berakhir dengan kematian Dr. Azahari, Karni yang waktu itu Pemred Antevemelaporkan langsung dari TKP. Di mana ada kasus terorisme besar yang terungkap, di situ pasti ada Karni Ilyas atau anak buahnya -salah satunya Grace Natalie. Hubungan Karni yang dekat dengan Komjen. Gories Mere membuatnya selalu mendapatkan liputan eksklusif tentang operasi Densus 88.

Jangan lupa juga bagaimana reporter TV One (waktu itu masih bernama Lativi) Alfito Deannova berhasil mengajak Ali Imron -terpidana seumur hidup kasus Bom Bali yang seharusnya meringkuk dalam penjara- jalan-jalan menapaktilasi lokasi persiapan dan pelaksanaan Bom Bali. Ali memang fenomenal, saat kawan-kawannya meringkuk dalam sel, ia malah bisa ngopi bareng Gories Mere di Kafe Starbucks yang di yakini salah sebuah usaha milik jaringan zionis internasional.


Ketika hal itu memicu kegemparan, Gories beralasan bahwa Ali dibon untuk mengungkap jaringan teroris. Ini masih masuk akal, Gories memang berwenang melakukan berbagai upaya dalam penyidikan. Namun bagaimana bisa TV One "mengebon" Ali yang napi untuk acara eksklusifnya? Lagi-lagi stasiun televisi yang sahamnya dimiliki oleh taipan media keturunan Yahudi Rupert Murdoch -melalui Star TV Group- ini memang hebat.


Okelah, bisa jadi Karni Ilyas berniat baik, memfasilitasi Polri dengan stasiun televisi tempatnya bekerja dalam kampanye pembentukan opini memerangi terorisme di Indonesia. Biarlah kelompok Muslim dan pesantren yang sempat menjadi sasaran kampanye itu marah dan sedih, toh mereka masih bisa membantah, ini negeri demokrasi tempat pendapat bebas diumbar kan?


Tapi sangat jahat kalau Hamas, Muslim Palestina dan bangsa terjajah itu kemudian dihalangi dari dukungan Muslim dan bangsa Indonesia. Yaitu dengan membentuk opini bahwa Israel tidak salah kalau menyerang mereka. Salah mereka sendiri melakukan perlawanan terus-menerus pada penjajah zionis yang jauh lebih kuat. Ini adalah kampanye terselubung mendukung kekejian zionisme.



Akhir-akhir ini fitnah terhadap Islam semangkin menjadi-jadi, para ahli fitnah berusaha menghubung-hubungkan Al Quran dengan peristiwa yang tidak ada kaitannya dengan Al Quran, akan teta pi kenyataann Islam semakin diterima oleh masyarakat dunia, kebenaran islam semakin jelas di hati masing-masing orang yang mau belajar islam dengan sebenar-benarnya, walaupun Islam masih minoritas tetapi cahayanya sangat terang bagaikan matahari di kala siang dan cahayanya dapat menerangi di kala malam dengan pantulan bulan, subhanallah.

Para ahli fitnah sangat ketakutan, sehing

ga membuat sekenario baru, tapi secara tidak sengaja dia mengakui perkembangan islam di dunia yang begitu pesat seperti kilat.

Saat ini musuh-musuh Islam sering memperolok-olok syaria’t dengan penuh kedengkian dan kedendaman, ini juga untuk mengingatkan umat Muslim tentang bentuk-bentuk penghinaan tersebut, siapa para penghinanya, serta apa hukumannya bagi para penghina atau peleceh syari’at Islam y

ang mulia.

nasrani dan yahudi tidak akan rela denganmu sampai kamu mengikuti akidah mereka yang jelas2 menyekutukanNya.

Dan seperti biasa mereka selalu mengadakan pembelaan diri terhadap komunitasnya seakan-akan itu adalah perbuatan ”oknum” itulah ciri-ciri kemunafikan dari musuh-musuh Islam.

Oleh sebab itu Allah SWT telah mengingatkan kita dalam hal tersebut: “Hai orang

-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (Q.S. Al Hujuraat, 049:006).

Menurut kuncen blog ini tv-one sebagai salah satu stasion tv di Indonesia ..isi content siarannya jelas membawa misi provokasi dan fitnah terhadap umat Islam, silahkan anda cermati dengan baik...!



Selama ini fitnah telah sering meresahkan umat Islam. Sayangnya, keresahan dan protes umat Islam selama ini tidak serta-merta ditanggapi secara serius oleh Pemerintah. Padahal, tidak jarang, kasus-kasus fitnah terselubung itulah yang justru sering memicu konflik antar umat beragama (Muslim-Kristen).

Di tengah cercaan, hinaan, provokasi dan pembunuhan karakter terhadap Islam, nilai-nilai dan ajaran Islam tetap berkibar.

Orang justru makin ingin tahu esensi ajaran Islam.

Oraang sudah mulai muak dengan kebohongan-kebohongan, dengan propaganda-propaganda semu, dengan pemutar-balikkan fakta, dengan pemberian stempel negatif, dengan karakter, dengan fitnah-fitnah tak berdasar dengan berbagai upaya terhina untuk mendiskreditkan Islam.

Ini adalah janji Allah bahwa Ia sendiri yang akan menjaga kalimat-Nya agar Islam tetap eksis di muka bumi ini.

Dan...nampaknya ini bukti kebenaran dari-Nya yang setiap saat bisa kita saksikan.

Menghujam berbagai cercaan, sebutan dan penistaan terhadap Islam oleh mereka-mereka yang antipati terhadapnya.

Tudingan sebagai biang kerok kerusuhan dan keresahan dunia pun selalu tertunjuk kepadanya, kepada Nabinya, kitab sucinya, Tuhannya, dan umatnya. Namun, apakah semuanya membuat kharisma dan nilai-nilai Islam memudar?....jawabannya adalah: TIDAK...!!!

Kuncen Blog ini melampirkan beberapa contoh dari fitnah-fitnah tersebut yang tidak perlu ditanggap secara emosional antara lain:

http://lapotuak.wordpress.com/

baru ditutup karena pengecutnya atau karena hal lain..sebodo amat ah...!!!

http://admin2i2h.blogspot.com/

http://muslimahx.aimoo.com/

http://roysianipar-islamjihadfuckupindonesia.blogspot.com/


Masih ribuan blog sejenis dan jika kita menemukan pemilik dari blog tersebut maka wajarlah kita memberlakukan seperti apa yang ada pada klip film dibawah ini:


List blog yang memfitnah Islam:

http://indonesiafaithfreedomorg.blogspot.com/

http://kebohongandariislam.wordpress.com/

http://febrina.wordpress.com/



Posting Komentar